Usulan tak Terakomodir, Aksi Walk Out Warnai Musrembang di Kecamatan Banyumas

By Cahya Media 13 Feb 2019 Dibaca: 255KaliPringsewu

Usulan tak Terakomodir,  Aksi Walk Out Warnai Musrembang di Kecamatan Banyumas

Keterangan Gambar : Jajaran Uspika dan Camat Banyumas berusaha menahan para kepala pekon yang meninggalkan ruangan Musrembang


BANYUMAS,CAHYAMEDIA.CO.ID - Sejumlah kepala pekon (Kakon) meninggalkan ruangan saat berjalannya Musrembang (musyarawah rencana pembangunan) tingkat kecamatan di Kecamatan Banyumas, Selasa (12/01/2019).

Aksi walk out para kepala pekon ini sebagai bentuk dan ekspresi kekecewaan, atas  program pembangunan di tingkat kabupaten yang dinilai tidak adil dan merata bagi pekon di wilayah banyumas. 

Terlebih, ada sejumlah pekon di Kecamatan Banyumas yang tidak mendapat jatah "kue pembangunan", meski sudah berkali-kali mengusulkan. 

Kronologisnya, para kepala pekon meninggalkan aula GSG Kecamatan Banyumas setelah, Camat Banyumas Moudy Ary Nazolla,S.STP.,MH., memaparan hasil Musrembang tahun 2018 yang akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Banyumas di tahun 2019 ini. 

Melihat aksi para kepala pekon, 
camat banyumas dan beberapa dari unsur pimpinan kecamatan Uspika), termasuk Suherman (anggota DPRD Kabupaten Pringsewu) berusaha mencegah, meminta kepala pekon tidak meninggalkan tempat. 

Mereka (kepala pekon) akhirnya dikumpulkan di ruang camat dan diminta menahan diri serta tidak mengikuti emosi. 

"Selaku camat, saya malu dan akan ditegur bila kawan-kawan kepala pekon meninggalkan acara Musrembang. Apapun bentuknya, mari kita lanjutkan acara sampai selesai, dan bicara dengan kepala dingin", ajak Moudi meredakan suasana. 

Sementara itu, Kepala Pekon Banyuwangi Turyono angkat  menuding, kalau anggota dewan tidak pernah turun ke lokasi dan turun saat akan ada pemilihan saja. 

"Anggota dewan kan dipilih oleh masyarakat, seharusnya bisa mengawal pembangunan. Mereka di pilih didapilnya masing-masing, seperti pak Herman di banyuwangi, lumayan banyak yang milih", ungkap Turyono dengan nada setengah kesal. 

Menanggapi pernyataan dan umpatan kepala pekon banyuwangi, Suherman menjawab kalau ia sudah berusaha agar seluruh titik yang menjadi skala prioritas khusus di kecamatan banyumas bisa dibangun, secara merata tanpa tebang pilih.

"Tapi apa mau dikatakan, anggaran yang ada terbatas.  Siapa bilang saya selaku anggota dewan gak pernah turun kebawah. Saya selalu berusaha turun kebawah", ucap  Suherman setengah membela diri.

Lain hal dengan apa yang di ungkapkan Kepala Pekon Sriwungu Subur Ginanjar. Baginya, soal adanya keterbatasan anggaran cukup bisa dimengerti dan maklumi. 

Namun sebut Subur, persoalannya bukan terletak pada soal nilai anggarannya, tetapi lebih kepada masalah pemerataan dan keadilannya. 

"Kalau pekon yang di tahun sebelumnya bisa mendapat program dan kembali dapet di tahun 2019, kenapa yang sudah tiga tahun berturut-turut mengajukan usulan, malah gak pernah dapat", sergah Subur. 

Senada dengan Subur, Ketua Apdesi Kecamatan Banyumas Joko Supriyono juga menyampaikan kritik keras terhadap DPRD, Bappeda, Dinas PUPR Pringsewu yang dinilai tidak memperhatikan, apa saja yang sebenarnya menjadi skala prioritas. 

"Kami setiap tahun harus mengajukan apa yang menjadi skala prioritas di pekon masing masing, tapi tidak pernah di realisasikan. Lalu apa gunanya Musrembang, kalau hanya sekedar untuk pencitraan saja",  tandasnya. 

Menurut Joko, kepala pekon kecewa setelah mendengarkan pemaparan program 2019 terkait realisasi infrastruktur dari dinas PUPR yang terkesan  tebang pilih.

Sebab lanjut Joko, ada pekon  di tahun 2018 lalu sudah mendapatkan bantuan dari dinas PUPR, justru di tahun ini mereka kembali mendapatkan  bantuan. 

"Padahal, banyak pekon lain yang sudah mengajukan bantuan sejak 2014 namun tidak juga direalisasikan pembangunannya. Kepala pekon merasa di beda-bedakan", ungkapnya.

Joko mencontohkan, untuk di tahun 2019 saja, hanya Pekon Sukamulya dan Banyumas yanh bisa mendapat empat titik pembangunan  fisik.

"Sementara, dari 11 pekon yang ada di Kecamatan Banyumas ini, ada enam pekon yang tidak mendapat bantuan seperti pekon waya krui, banyuwangi, sriwungu, sinar mulya,  nusawungu, dan pekon Sri rahayu", beber Joko.

Kepala Dinas Perhubungan Hendrid berusaha mendinginkan suasana yang memanas, seraya menyampaikan informasi kalau kedepan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu akan memakai sistem e-planning, e- budgeting, yang merupakan  sebuah aplikasi yang dibangun untuk mendata entri di masing masing SKPD. 

"Jadi, data masing-masing SKPD tidak akan tertukar dengan SKPD lainnya, dan di proteksi oleh password, sehingga tidak akan tumpang tindih. Data yang ada juga tidak bisa digeser atau dipindah tempatkan oleh pihak tertentu",  sebut Hendrid. 

Setelah melalui sedikit perdebatan, akhirnya para kepala bekon bersedia melanjutkan acara Musrenbang dan kembali masuk kedalam aula kecamatan banyumas. 

Usai memimpin Musrembang,  
camat banyumas mengatakan  apa yang terjadi merupakan sebuah dinamika dalam berdemokrasi.

Dimana, sebut camat banyumas, kejadian tadi merupakan hal biasa dan itu boleh-boleh saja terjadi sebagai sebuah dinamika berdemokrasi, namun harus tetap memakai etika. 

"Saya pikir tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. kalau tadi ada yang tersulut emosi, ya itu wajar-wajar saja, nama juga manusia", ucap camat mengakhiri pernyataannya dihadapan para wartawan. (Bes) 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • web design company in jordan

    This is an unbelievable blog segment. This sort of data strong for me and examining ...

    View Article
  • Lvxnck

    <a href="http://cialisften.com/#">buy cialis</a> tadalafil online ...

    View Article
  • Lvxnck

    <a href="http://cialisften.com/#">buy cialis</a> tadalafil online ...

    View Article
  • Lvxnck

    <a href="http://cialisften.com/#">buy cialis</a> tadalafil online ...

    View Article