Pelaku Industri Kreatif Kesulitan Akses Peluang Pasar

By Cahya Media 29 Sep 2017 Dibaca: 284KaliRuang Usaha

Pelaku Industri Kreatif Kesulitan Akses Peluang Pasar

Keterangan Gambar : Industri Kreatif Berupa Meubeleur Berbasis Bambu


PRINGSEWU, CAHYAMEDIA.CO.ID – Peluang dan potensi pasar akan produk industri kerajian berbasis bambu, menjadi salah satu “batu sandungan” bagi sejumlah pelaku industri kreatif berbasi bambu di Kabupaten Pringsewu.

Betapa tidak, pasalanya selain sulitnya mereka mendapatkan bahan mentah berupa bambu, harga beli bambu yang harus ditebus pun lumayan cukup tinggi. Hal ini seperti diutarakan Eko, pelaku kreasi bambu untuk beragam produkperlengakapan interior dan eksterior rumah tangga seperti meubeuler bambu dan sebagainya.

“Saya sempet kaget, saat pertamakali beli bambu disini (pringsewu-red), ternyata harganya lumayan mahal. Kalau di bandar jaya, harga jual bambu berada pada kisaran 3-5 ribu  untuk satu bambunya,” ungkap warga Poncowati Lampung Tengah kepada cahyamedia.co.id yang baru sekitar tujuh bulan terakhir tinggal di Pekon Kediri Kecamatan Gadingrejo dan kini tengah berusaha menjajaki peluang pasar untuk produk gazebo, meubeuler dan perabotan rumah tangga lainnya berbasis bambu.

Ungkapan senada dilontarkan Dede, salah seorang pelaku seni kreasi “Lukisan Siluet Bambu” yang tinggal di Pekon Sidoharjo Kecamatan Pringsewu. Bahkan menurut Dede, untuk bisa mendapatkan bambu betung misalnya, itu harus ia didapat dari luar pringsewu.

“Susah cari bambu betung (hitam-red) disini mas, terpaksa harus cari keluar seperti ke pesawaran. Selain jarang, kalau pun ada harganya juga lumayan tinggi,” bebernya.

Baik Eko maupun Dede memiliki harapan, Pemerintan Kabupaten (Pemkab) Pringsewu bisa membiakan aneka jenis bambu sebagai salah satu potensi ekonomi rakyat dibidang industri kerajinan bambu, khususnya bagi para pelaku kerajinan berbasis bambu.

“Jadi, bambu yang dikembangkan nantinya tidak hanya sebatas menjadi tanaman non kayu saja dan penyanggah air, tapi bisa jadi tanaman yang memiliki nilai ekomis juga. Apalagi di pringsewu ini pelaku kerajinan berbasis bambunya cukup banyak,” imbuh Dede yang sudah cukup lama menekuni kerajinan “Lukisan Siluet Bambu”. (Ful)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. Pakar SEO 03 Okt 2017, 02:25:24 WIB

    Terima Kasih Info Yang bermanfaatnya Mas... semoga sehat, jaya dan sukses selalu :)

    Parquet 13 Apr 2018, 13:35:31 WIB

    Kalau susah cari bahanya, apa gk di akalin aja gitu cari alternatif lain, saya juga kalau kesusahan buat restock bahan untuk membuat lantai kaya batu marmer / bahan vinyl gitu gk sampe keluar, paling luar kota aja

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • makanan sehat

    wah, mantap nih SDIT. lanjutkan ya! ...

    View Article
  • Makanan Khas Indonesia

    Wah website yang bagus banget untuk saling sharing informasi, nih! ...

    View Article
  • Benefits of Cheese

    After reading your article I was amazed. I know that you explain it very well. And ...

    View Article
  • Milk

    It is extremely nice to see the greatest details presented in an easy and ...

    View Article