Oknum Kakon, Diduga Sunat Gaji Perangkat Pekon

By Cahya Media 24 Jan 2018 Dibaca: 86KaliTanggamus

Oknum Kakon, Diduga Sunat Gaji Perangkat Pekon

Keterangan Gambar : "Kantor Pekon Suka Agung, Kecamatan Bulok, Tampak Lengang dikarnakan Seluruh Aparatur Pekon Mengundurkan diri" (foto : Ist)


TANGGAMUS, Cahyamedia.co.id,-Perangkat pekon suka agung kecamatan Bulok kabupaten Tanggamus memundurkan diri Secara bersamaan, pemunduran secara masal tersebut dipicu adanya dugaan pemotongan gaji penghasilan Tetap (Siltap) kepala urusan (Kaur) dan Kepala Dusun (Kadus). Berdasarkan informasi yang didapat dari seluruh perangkat pekon setempat, pemotongan gaji sudah terjadi sejak oknum kepala pekon (Kakon) itu menjabat.

Saat dikonfirmasi Cahyamedia.co.id, Reni Wianti yang menjabat sebagai Bendahara pekon suka agung di kediamannya, Selasa (23/01). 

Reni Mengaku dirinya mengundurkan diri sebagai bendahara Pekon dikarenakan banyaknya persoalan terkait keserakahan oknum kakon setempat, salah satunya adalah adanya pemotongan siltap miliknya sebesar 2 Juta dari penghasilan tetapnya selama satu tahun.

"Saat saya diminta pak kakon untuk mejadi Bendahara desa, saat itu dia berjanji tidak ada pemotongan gaji atau siltap, tapi faktanya berbeda. Seharusnya Gaji siltap selama satu tahun sebesar 18 juta, karena sudah dipotong yang saya terima hanya sebesar 16 juta. Alasannya uang tersebut untuk PPN," terang Reni.

Masih lanjut Reni, yang menjadi dasar pengunduran dirinya bukan hanya soal pemotongan melainkan juga soal dirinya sebagai bendahara hanya sebagai simbol dan alat untuk pencairan dana.

"Sebagai Bendahara Pekon hanya difungsikan untuk mencairkan uang dari bank, selanjutnya uang tersebut diminta oleh pak kakon. Selebihnya saya tidak tau apa-apa, padahal setahu saya itu tidak sesuai dengan aturan yang ada, karena saya takut bermasalah, saya mau mengundurkan diri, suratnya sudah saya persiapkan tinggal beli materai dan tanda tangan,"Ujarnya. 

Terpisah, Sementara itu Darius Arfinando sekretaris pekon suka agung saat dikonfirmasi, Dirinya tidak menampik terkait adanya pengunduran massal tersebut, namun hal tersebut tidak diketahui secara langsung karena saat pemanggilan aparat pekon serta kaur, dirinya tidak dilibatkan.

"Aparat pekon (Kaur) disini kalau ada apa-apa pasti laporanya dengan saya, pada awal tahun 2018 mereka (aparat pekon) diminta kakon untuk memilih terkait pembayaran gaji siltap yang masih terhutang. Akinya Diberikan pilih oleh kakon, yang pertama, dibayarkan 1 juta dengan pilihan tetap menjadi kepala urusan, atau 2 juta tapi mengundurkan diri dari kaur. Akhirnya banyak yang mengambil 2 juta, dengan konsekwensi mengundurkan diri,"Ungkapnya.

Bahkan, terkait informasi yang dia dapat lanjut Darius, persoalan pemotongan siltap bukan untuk para Kaur ternyata berimbas kepada pemotongan tunjangan kepala dusun.

"Info yang saya dapat dari kadus dan Kaur bahwa pemotongan benar ada, tapi besarannya berbeda. untuk kadus semula tunjangan pertahun sebesar 7,5 juta dipotong 1,5 juta yang diterima hanya 6 juta. Kemudian untuk sesuai yang mereka sampaikan kepada saya bahwa siltap yang mereka terima hanya 13 juta dari 18 juta yang seharusnya mereka terima, mengenai alasanya saya tida tahu tanyakan saja sama kepala pekon, karena sampai hari ini pun sisa Siltap saya belum dibayar,"Jelasnya.

Cukup disayangkan terkait disunatnya gaji siltap aparat pekon, Cahyamedia.co.id saat mencoba mengkonfirmasi dan meminta klarifikasinya terkait kebenaran dugaan pemotongan tersebut. Akan tetapi, Kepala pekon suka agung tidak ada dikediamnya. 

Sampai berita ini diturunkan, short message service (SMS)pun yang kirimkan wartawan koran ini tidak balas oleh oknum kakonKalau suka agung, dan saat dihubungi via telepon genggamnya juga tidak direspon dengan baik.(DN/NA)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Bola Online

    Blog yang bagus, artikel yang telah Anda bagikan adalah bagus. Artikel ini sangat ...

    View Article
  • Berita Bola

    Terima kasih atas info yang telah disajikan. Semua ini sangat bermanfaat dan menambah ...

    View Article
  • Jasa Bangun Rumah

    Infonya sangat berguna bagi kami, Thank you. https://jasaseo.website | ...

    View Article
  • Cruise Cushion

    Coba saja buat wisata perjalanan dari jakarta ke lampung dengan menggunakan kapal laut ...

    View Article