Manttaaappp..!!! ADA KETIMPANGAN PEGUASAN ATAS TANAH, PRESIDEN MENGINTRUKSIKAN KEMENTRIAN ATR/BPN

By Cahya Media 14 Jan 2018 Dibaca: 186KaliBandar Lampung

Manttaaappp..!!! ADA KETIMPANGAN PEGUASAN ATAS TANAH, PRESIDEN MENGINTRUKSIKAN KEMENTRIAN ATR/BPN

Keterangan Gambar : "Presiden meminta jajaran Kementerian ATR/BPN untuk fokus melakukan identifikasi tanah HGU, Untuk diselesaikan, Mengingat saat ini telah terjadi ketimpangan dalam penguasaan atas tanah di Indonesia"


BANDAR LAMPUNG,Cahyamedia.co.id,-Persiden berharap pemeritahan di daerah harus sinergi dengan pemerintah pusat terkait kesenjangan masyarakat dalam kepemilikan lahan tanah, karena, menurut orang nomor satu di indonesia, pemrintah daerah harus mengontrol lahan HGU yang dimiliki oleh korporasi nakal.

“Kepala daerah harus mengotrol HGU yang sudah tidak diperpanjang, dan segera berkordinasi dengan ATR/BPN supaya tanah tidak bertuan bisa dimanfaatkan dan didistribusikan ke kelompok-kelompok masyarakat yang sangat memerlukan,” Harapanya yang dilansir akun Facebook Presiden Joko Widodo melalui Biro Persnya.

Presiden joko widodo juga menyampaikan sambutanya dalam acara peresmian rapat nasional kementrian ATR/BPN yang disampaikan langsung oleh kepala negara terkait sejumlah permasalahan yang menyangkut kinerja Kementerian ATR/BPN. Salah satunya adalah program reforma agraria dan redistribusi tanah yang ditekankan oleh Kepala Negara untuk segera diselesaikan. Mengingat saat ini telah terjadi ketimpangan dalam penguasaan atas tanah di Indonesia.

“Saya ingat betul, kalau di kota itu mau cari 50 meter persegi, 100 meter persegi saja, rakyat sudah kesulitan. Tapi ada yang memiliki HGU (Hak Guna Usaha) sampai juta hektar. Hal-hal seperti ini yang juga kita semuanya harus memiliki visi yang sama, memiliki semangat yang sama, bahwa rakyat itu harus dapat tanah, dapat lahan,” kata Presiden saat memberikan sambutan dalam acara peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional, Rabu (10/1/2018) Di Jakarta.

Oleh sebab itu, Presiden meminta jajaran Kementerian ATR/BPN untuk fokus melakukan identifikasi tanah HGU masa berlakunya telah habis dan tidak mengajukan perpanjangan sehingga bisa ditetapkan sebagai tanah terlantar serta dijadikan cadangan tanah negara.

“Karena semua negara itu pasti memiliki yang namanya tanah cadangan negara sehingga tanah-tanah tersebut bisa kita manfaatkan, didistribukan, diredistribusi kepada kelompok-kelompok masyarakat dari lapisan 40% masyarakat kita yang masih sangat memerlukan,” ucapnya.

Selain itu, Presiden juga meminta jajaran Kementerian ATR/BPN untuk mendukung seluruh proyek strategis nasional pemerintah, utamanya terkait percepatan proyek infrastruktur. Menurut laporan yang diterimanya, terdapat sejumlah keluhan tentang pembebasan tanah dan lahan dari para investor maupun perusahaan BUMN yang mendapatkan tugas dari pemerintah.

“Saya kira ini payung hukumnya juga sudah ada untuk kepentingan umum. Saya kira kita tahu semuanya sekarang tinggal apa? Kecepatan di lapangan, kecepatan penanganan di lapangan, eksekusi di lapangan yang memerlukan kerja sama, sinergi antara BPN, pemerintah daerah, dan kementerian atau lembaga yang terkait dengan kegiatan itu,” tutur Presiden.

Terakhir, Presiden meminta jajaran Kementerian ATR/BPN untuk segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan sengketa tanah dan status tanah yang ada di Kementerian ATR/BPN. Mengingat ketidakjelasan status tanah dan sengketa tanah yang terjadi berpotensi menimbulkan beragam gejolak di masyarakat.

“Karena kita tahu kalau sudah urusan sengketa lahan itu kadang-kadang antar keluarga saja sampai berantem, anak dengan orang tua sampai berantem, dengan tetangga sampai berantem. Rakyat dengan pemerintah, ada. Rakyat dengan perusahaan, ada. Rakyat dengan korporasi, ada. Rakyat dengan BUMN, ada,” ujar Presiden.

Tak lupa, Presiden mengingatkan jajaran Kementerian ATR/BPN betapa pentingnya tugas dan pekerjaan yang diberikan pemerintah karena menyangkut hak dasar setiap rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Presiden mengajak jajaran Kementerian ATR/BPN untuk bersama-sama merubah pola pikir dan cara kerja ke arah yang lebih baik.

“Saya percaya bahwa segenap jajaran Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, mampu melakukan, menyelesaikan masalah-masalah yang tadi saya sampaikan dan mencapai target sesuai yang telah kita tetapkan,” ucap Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut di antaranya adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno.(*Ist)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • Sewa Mobil Surabaya

    Tulisannya sangat menginspirasi kami di pagi yang cerah ini ...

    View Article
  • Canon EOS 5DS

    Salaj satu dari desa yang dikunjunginya yakni Desa Sungai Cambai ...

    View Article
  • Arsitek Indonesia

    pnerapan bambu buat ruangan kayanya menarik, apa lagi kalau di taruh di mal mal ...

    View Article
  • Black Seed Oil

    It proved to be Very helpful to me and I am sure to all the commentators here! ...

    View Article