Bantuan PKH Kecamatan Pubian Diduga Kuat Untuk Ajang Pungli

By Cahya Media 07 Jun 2018 Dibaca: 98KaliLampung Tengah

Bantuan PKH Kecamatan Pubian Diduga Kuat Untuk Ajang Pungli

Keterangan Gambar : Bantuan PKH Kecamatan Pubian Diduga Kuat Untuk Ajang Pungli


LAMTENG, CAHYAMEDIA.CO.ID - Program Keluarga Harapan (PKH), Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung tengah, Diduga kuat untuk ajang pungutan liar ( Pungli) oleh sejumlah oknum pendamping desa PKH.

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari pengaduan sejumlah masyarakat yang ada di Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian, kabupaten setempat. Mereka mengaku bantuan PKH yang bersumber dari dana APBN sejak Tahun 2015-2018, dimintai setoran dengan dalih pengganti uang lelah dan adminitrasi setiap pencairan Rp50-100 ribu rupian.

“Kami setiap pencairan wajib memberikan imbalan tanda terimakasih. Kami tak kuasa menoloknya, karena jika kami tidak memberikan uang tersebut, diancam tidak akan dapat bantuan lagi bahkan akan diputus bantuan tersebut,”ujar salah satu warga yang enggan ditulis namanya pada beberapa waktu lalu.

Narasumber juga mengatakan pada Tahun 2015-2018 lalu, dirinya meski mendapat bantuan namun rekening dan ATM tidak diberikan kepada penerima bantuan PKH.

“Kami taunya setiap pencairan menerima uang dan tidak pernah memegang rekening atau ATM. Jika kami protes kami diancam akan diputus bantuan PKH, jadi kami menerima saja apa yang diberikan oleh pihak pendamping desa,”katanya.

Narasumber juga menjelaskan, jika pada Tahun 2017 lalu, kampong Payung makmur mendapat bantuan PKH sekitar 180 kepala kelaurga. Bantuan tersebut dicairkan empat kali pencairan dan setiap pencairan rata-rata dipotong antara Rp50-100 ribu.

“Bayangkan saja jika dibuat rata-rata anggota penerima PKH dipotong pertahunnya Rp200 ribu dikalikan 180 orang, oknum pendamping PKH bias meraup keuntungan mencapai Rp28 juta,”bebernya.

Karena meresa diperlakukan kurang adil, pada beberapa waktu lalu, masih kata narasumber puluhan warga mendatangi pamong desa untuk mencari keadailan. Bahkan mereka memberikan pernyataan melalui tand tangan diatas kertas jika mereka menuntut hka mereka sesuai apa yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Parahnya lagi hamper kami ditipu mentah-mentah oleh pihak pendamping desa pada pencairan termin pertama Tahun 2018 ini. Awalnya kami hannya diberi uang sejumlah Rp450 ribu itupun tanpa memegang rekening dan ATM, ternyata uang yang dicairkan oleh pendamping desa ternyata Rp1 juta. Setelah masalah inin heboh baru sisanya Rp450 diberikan kepada kami berikut ATM nya, itupun sudah dipotong Rp100 ribu, kami hannya menerima Cuma Rp900 ribu,”keluhnya.

Terpisah, sejumlah masyarakat saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, setelah kasus ini mencuat pada pemberitaan  pihak pendamping desa dan kecamatan meenggumpulkan tanda-tangan kepada anggota PKH untuk dukungan agar seolah-olah pungutan tersebut atas dasar suka rela.(*/Red)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • motorcycle insurance

    aarp auto insurance quote <a href="https://cheapinsurancequotes.us.com">ch eap ...

    View Article
  • Bad Credit

    payday lenders <a href="https://paydaylenders.us.com">payday lenders</a> ...

    View Article
  • va life insurance

    life insurance for seniors <a href="https://lifeinsuranceforseniors.us.com"> ...

    View Article
  • geico insurance

    cheap insurance quotes <a href="https://cheapinsurancequotes.us.com">ca r ...

    View Article